Ini bukan tentang seorang yang merasa tidak pantas untuk orang yang disukainya. Ini hanyalah kisah si pungguk (which is me) yang hanyalah seorang karyawan yang sedang bertandang ke menara gading (aka kantor pusat).
Setelah berkarir 4 tahun di Bank Madani =D saatnya menjemput ijazah tercinta. Hari yang ditunggu datang, saatnya menempuh perjalanan jauh dr ujung jakarta barat ke jakarta pusat. Jakarta yg saat itu sedang macet2nya karena banyak demo membuat perjalanan semakin lama tapi nggak terlalu lama lah mengingat 4 tahun yang harus dilewati. Sehari sebelumnya aku udah sibuk nanya pak ketua angkatan harus lewat mana kalo mau ke menara gading. Berhubung aku salah satu anak jogja yang ke sana kemari hobi naik motor, terpilihlah rute muter di deket Pancoran (jauh benerrr padahal bisa juga tu muter di Semanggi, alasan utamanya adalah takut nyasar). Temen-temen satu angkatan yang ditempatkan di Jakarta janjian di menara gading ini jam 2 siang. Setelah sampai dengan selamat di gerbang Menara ini mulai jelalatan lah mata mencari di mana gerangan parkiran berada perasaan dulu teh di depan. Keliling setengah gedung dg 2 kali bertanya cuma dibilang di sana mbak, di sana mbak. Ditanya karyawan apa bukan, kalo karyawan punya kartu langganan parkir nggak, kalo nggak berarti di parkir tamu. Setelah beberapa saat celingak celinguk kanan kiri ada yang berbaik hati menawarkan meng 'guide' ke lokasi parkir motor, Apa daya ternyata ketika sampai di depan portal parkir motor tertulis PARKIR PENUH dengan tampang tak berdosa bertanyalah si pungguk ini pada security Pak saya harus parkir di mana. Si bapak security sebut saja begitu menjawab parkirnya penuh mbak di dalem nanti nggak bisa ngeluarin motor ( itu juga gue bisa baca kalik, solusinya Apa Pakk???APA???gak proactive bgt jahaha). Kalo penuh mah parkir juga gak bisa gimana mau keluarnya. Security yang lain bilang di sana mbak, di bawah ditanya balik bawah mana?di pinggir jalan eh jawabnya gak boleh di pinggir jalan mbak di gedung sebelah (menurut ngana???). Menunggulah si pungguk ini barang 15 menit sambil liat kanan kiri bego di depan portalnya sambil telpon Pak Ketua yang belum nampak juga. Si Pak Ketua yang mengangkat telp setelah anak buahnya ini desperate pun bilang gue biasanya juga susah cari parkir kalo ke situ (yaelah...). Gak lama hampir mengularlah genk motor di belakang saya karena sama2 mau cari parkiran. Bapak Security mulai khawatir dimarahin bosnya mungkin lalu nanya "Mbak mau ke mana" "Mau ke lantai 12(kalo gak salah inget si)". Ya udah mbak daripada di sini nanti tambah banyak antriannya masuk aja ke parkiran tapi kalo gak bisa parkir saya gak tangung jawab ya (siapa juga yang nyuruh elo tanggung jawab, hellooo) kata Mr. S for security. Akhirnya masuklah saya ke parkiran sambil komat kamit baca doa biar ada tempat kosong buat motor yang cuma sebiji. Yeayyy,, ada tempat kosong, parkirlah saya dengan manis.
Setelah berhasil parkir dalam hati jadi miris,, ohh jadi gini toh berkantor d perusahaan besar bahkan waktu mau berkunjung barang untuk sesaat mau parkir MOTOR aja susah. Mungkin ini hikmah saya tidak berkantor di menara gading, karena bisanya cuma bawa (read ride not bring) motor. Coba kalo saya berkantor di sini dan harus bolak balik keluar kantor terjebak gak bisa ngeluarin motor atau bahkan gak bisa markirin motor, yang ada gak bakalan ngantor deh (alasan bgt, hehe).
Cerita ini tertulis setelah beberapa bulan berlalu karena akan ada sekuel kisah menuju menara gading yang pemeran utamanya adalah rekan sekantor juga. Dan di tengah kegalauan akankah saya bertahan di kantor yang kantor pusatnya seperti menara gading ini.
thejourney
Kamis, 13 Maret 2014
Jumat, 17 Januari 2014
Long Time No See
Okey,
Baru nyadar setelah dua tahun kalo ternyata gak pernah jadi menulis apapun di blog ini. Kind of wasting my time. Baru tergerak lagi buat nulis ketika berkutat dengan aplikasi beasiswa.
Jadi setelah melalui pemikiran dan perjuangan panjang tahun ini coba mendaftar lagi beasiswa erasmus mundus, setelah dua kali gagal dapat beasiswa nya (well, I guess I am a headstone). Thanks God aplikasi dikirim secara online, tapi tetep aja rasanya kayak mau ujian masuk kuliah *tapi aku ujian masuk kuliah cuma sekali langsung lulus ini dua kali gagal bro, tekanan mental banget. Dengan pengalaman dua kali gagal dapet beasiswanya, bulan ini langsung aku ajuin sekalian beasiswa LPDP, beasiswa yang baru dimulai di 2013. Dengan doa dan harapan semoga bisa diterima di universitasnya dan dapat beasiswa. Sekarang saatnya aku berdoa dan minta doa restu orang tua biar proses kedua beasiswa tersebut lancar.Semoga Allah akan memilihkan beasiwa yang terbaik untuk aku.
It's 10.30 pm, and I'm sleepy already. See u till the next story
Baru nyadar setelah dua tahun kalo ternyata gak pernah jadi menulis apapun di blog ini. Kind of wasting my time. Baru tergerak lagi buat nulis ketika berkutat dengan aplikasi beasiswa.
Jadi setelah melalui pemikiran dan perjuangan panjang tahun ini coba mendaftar lagi beasiswa erasmus mundus, setelah dua kali gagal dapat beasiswa nya (well, I guess I am a headstone). Thanks God aplikasi dikirim secara online, tapi tetep aja rasanya kayak mau ujian masuk kuliah *tapi aku ujian masuk kuliah cuma sekali langsung lulus ini dua kali gagal bro, tekanan mental banget. Dengan pengalaman dua kali gagal dapet beasiswanya, bulan ini langsung aku ajuin sekalian beasiswa LPDP, beasiswa yang baru dimulai di 2013. Dengan doa dan harapan semoga bisa diterima di universitasnya dan dapat beasiswa. Sekarang saatnya aku berdoa dan minta doa restu orang tua biar proses kedua beasiswa tersebut lancar.Semoga Allah akan memilihkan beasiwa yang terbaik untuk aku.
It's 10.30 pm, and I'm sleepy already. See u till the next story
Minggu, 22 Januari 2012
Family holiday
Kenapa sih mesti cerita soal family holiday??
Sebelum cerita soal "journey" nya upload dulu foto2nya *tetep, biar eksis
Guess, where our family spent our holiday???
Sebelum cerita soal "journey" nya upload dulu foto2nya *tetep, biar eksis
Guess, where our family spent our holiday???
this is the first day n the first step
Hari gini??baru bikin blog, telat banget,hehehe
Iya ni, sebelumnya nggak pernah ada kepikiran sama sekali untuk bikin blog karena nggak bisa nulis. Beberapa bulan yang lalu baru sadar diri kalo hobi baca selama ini nggak diimbangi dg hobi nulis.ditambah dengan hasil tes IELTS yang barusan diikuti, 8 mark for reading skill, 5 mark for writing skill, padahal skalanya 0-9. I guess this is the perfect time to learn how to write.
So this is the first day and the first step for me to learn how to write
Iya ni, sebelumnya nggak pernah ada kepikiran sama sekali untuk bikin blog karena nggak bisa nulis. Beberapa bulan yang lalu baru sadar diri kalo hobi baca selama ini nggak diimbangi dg hobi nulis.ditambah dengan hasil tes IELTS yang barusan diikuti, 8 mark for reading skill, 5 mark for writing skill, padahal skalanya 0-9. I guess this is the perfect time to learn how to write.
So this is the first day and the first step for me to learn how to write
Langganan:
Postingan (Atom)